D-STAR 2026 Kembali Digelar, Darya-Varia Dorong Perempuan Berkiprah | beritajatim.com

File berita PDF Anda sudah siap!
Artikel_Berita_D-STAR_2026 PDF
<!–>
Gelar D-STAR 2026, Darya-Varia Berkomitmen Tutup Kesenjangan Gender di Dunia Riset Kesehatan Berbasis AI
SURABAYA – Keterlibatan perempuan dalam ranah sains, teknologi, serta riset medis di Indonesia kembali mendapat dukungan penuh. Memasuki tahun ketiganya, program beasiswa prestisius “Darya-Varia Scholarship for Talented Aspiring Women Researchers” atau yang dikenal luas dengan sebutan D-STAR, kembali diselenggarakan pada tahun 2026. Program yang diinisiasi oleh PT Darya-Varia Laboratoria Tbk ini hadir dengan visi utama untuk terus mendorong perempuan agar mampu berkiprah lebih luas, tidak hanya sebagai akademisi, namun juga sebagai pemimpin masa depan di sektor kesehatan.
Pada gelaran tahun ini, D-STAR 2026 mengusung tema yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi global, yakni Empowering Women Researchers to Level Up as Future Leaders. Tema tersebut secara khusus menyoroti urgensi pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di dalam riset kesehatan. Langkah strategis ini bukan tanpa alasan untuk diangkat ke permukaan dunia akademis.
Rangkaian Peristiwa
Berdasarkan data riset dari Harvard Business School dan Lean In, saat ini masih terdapat kesenjangan gender yang cukup mencolok dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI gender gap). Laki-laki terpantau menggunakan AI generatif secara rutin dengan persentase 16-22 persen lebih tinggi dibandingkan perempuan. Fakta lainnya, perempuan tercatat baru mengisi sekitar 26 persen dari total spesialis AI di dalam industri teknologi global.
Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dr. Ian Kloer, menegaskan bahwa inisiatif D-STAR merupakan respons nyata perusahaan terhadap tantangan kesenjangan tersebut. Pada momentum 50 tahun Darya-Varia, kami ingin memastikan bahwa kontribusi kami tidak hanya hadir melalui produk kesehatan berkualitas, tetapi juga melalui investasi pada talenta yang akan membentuk masa depan kesehatan Indonesia, jelas dr. Ian pada hari Rabu (29/7/2026). Beliau menambahkan bahwa perluasan representasi perempuan sangat krusial karena mereka memiliki peran strategis dalam mengakselerasi inovasi ilmu pengetahuan dan memberikan solusi nyata kepada masyarakat luas.
Untuk memaksimalkan dampak yang dihasilkan, D-STAR 2026 juga memperluas jaringan kemitraan akademisnya. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya program ini telah berkolaborasi dengan universitas-universitas ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), kini Universitas Pancasila resmi turut bergabung sebagai mitra pendidikan baru.
Keterangan Resmi
Selain memperbanyak jangkauan kolaborasi universitas, skema pendanaan juga turut ditingkatkan untuk menunjang keberlangsungan penelitian para mahasiswi. Program ini mencakup Beasiswa Utama senilai Rp30 juta serta menyediakan tambahan dua kategori beasiswa di masing-masing universitas mitra. Mahasiswi penerima beasiswa tidak hanya sekadar menerima dukungan finansial, tetapi juga akan mendapatkan pembekalan komprehensif berupa pelatihan kepemimpinan, perluasan jejaring profesional, dan akses langsung ke berbagai praktisi industri terkemuka.
Dukungan kuat terhadap hadirnya program ini turut disuarakan oleh Guru Besar Sekolah Farmasi ITB sekaligus pengurus Ikatan Apoteker Indonesia, Prof. Dr. apt. Ilma Nugrahani. Menurut pandangan beliau, tantangan utama yang kerap dihadapi oleh perempuan di dunia riset dewasa ini bukanlah terletak pada kapasitas atau kemampuan akademiknya, melainkan pada terbatasnya ekosistem penunjang yang suportif untuk terus berkembang. D-STAR menjadi contoh kolaborasi yang mampu menjembatani dunia akademik dan industri sehingga talenta muda memiliki ruang untuk memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi, dan menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terangnya.
Hal senada turut diungkapkan oleh Astry Tri Astuti, selaku Direktur Growth Ventures PT Darya-Varia Laboratoria Tbk sekaligus salah satu juri di ajang D-STAR 2026. Dari pengalaman panjangnya merintis karier sejak masih menjadi mahasiswa farmasi yang banyak berkutat di ruang laboratorium, ia melihat langsung bahwa perempuan Indonesia memiliki kapabilitas dan ketangguhan luar biasa apabila diberikan ruang dan kesempatan yang setara. Baginya, memberdayakan perempuan bukanlah sekadar jargon atau tema semata, melainkan merupakan wujud nyata dari budaya perusahaan di Darya-Varia yang berkomitmen menciptakan dampak positif dan memastikan kesetaraan bagi para future leaders.
(Sumber acuan fakta: Beritajatim.com, D-STAR 2026 Kembali Digelar, Darya-Varia Dorong Perempuan Berkiprah)
–>

