Nahas di Warung Kopi: Penjual Sayur di Tulungagung Jadi Korban Peluru Senapan Angin ODGJ

<!–>
Your PDF file is ready
–><!–>
berita_penjual_sayur_tulungagung PDF
–>
Niat hati ingin melepas penat setelah lelah berkeliling menjajakan dagangan, seorang penjual sayur di Tulungagung justru mengalami insiden yang tak pernah disangka. Paha kanannya tertembak senapan angin oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mendadak mengamuk di sebuah warung kopi.
Nasib apes ini menimpa Agus Setyabudi (43), seorang penjual sayur keliling asal Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu pagi (29/7/2026) di sebuah warung kopi yang berlokasi di Dusun Ngampel, Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.
Rangkaian Peristiwa
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, insiden bermula ketika korban baru saja merampungkan rutinitas hariannya berdagang sayur keliling. Merasa lelah, ia lantas memutuskan untuk mampir sejenak ke warung kopi setempat guna menikmati secangkir kopi hangat. Namun, ketenangan sesaat itu seketika buyar ketika suasana warung mendadak berubah mencekam.
Kronologi Kejadian: Datang Mengamuk dan Membawa Senapan Angin
Kapolsek Sumbergempol, AKP M. Anshori, menjelaskan bahwa hanya berselang sekitar lima menit setelah korban duduk di warung kopi, terduga pelaku yang berinisial MJ (44) alias Nogleng tiba di lokasi dengan kondisi emosi yang tidak stabil. Pelaku merupakan warga setempat yang mendadak mengamuk serta sempat melempari area warung kopi dengan batu.
Di tengah kepanikan tersebut, Agus Setyabudi yang berniat melangkah keluar warung tiba-tiba merasakan hantaman rasa sakit yang luar biasa pada bagian paha kanannya. Tanpa disangka, paha kanan korban mendadak bersimbah darah akibat terkena peluru senapan angin yang dibawa dan ditenteng oleh pelaku.
Keterangan Resmi
Melihat kondisi korban yang mengalami pendarahan hebat, pemilik warung kopi bersama warga sekitar langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung agar segera mendapatkan perawatan medis yang intensif.
Penyelesaian Damai Secara Kekeluargaan
Kasus tersebut lantas dilaporkan kepada pihak berwajib. Dari hasil penyelidikan mendalam serta keterangan para saksi di lapangan, terungkap fakta bahwa pelaku MJ alias Nogleng merupakan seorang pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama ini masih berada di bawah pengawasan serta perawatan rutin dari Puskesmas Sumbergempol.
Mengetahui bahwa pelaku bertindak di luar kesadaran akibat gangguan kejiwaan yang sedang kambuh, korban bersama keluarganya menunjukkan sikap besar hati. Melalui proses mediasi yang diformalkan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pemerintah Desa Bukur, kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga pelaku menyatakan kesanggupan penuh untuk menanggung dan membiayai seluruh rangkaian pengobatan korban hingga sembuh total.
<!–>
–>

