Bikin Emosi! Viral Wacana Potongan Gaji Baru, Netizen Ngamuk: Emang Kita Pekerja atau Sapi Perah?!
HOT.co.id, JAKARTA – Belum selesai urusan harga bahan pokok yang terus merangkak naik, warga +62 kembali dibuat naik pitam. Kali ini, lini masa X (Twitter) dan TikTok dibanjiri gelombang protes keras terkait bocornya wacana kebijakan baru yang kabarnya akan kembali menyedot gaji pekerja.
Tagar #TolakPotonganGaji bahkan langsung melesat memuncaki Trending Topic Indonesia sejak pagi ini, Kamis (26/2/2026). Isu ini bermula dari sebuah utas viral yang membeberkan draf wacana iuran wajib tambahan untuk program jaminan sosial baru yang akan dibebankan langsung ke slip gaji karyawan swasta maupun PNS.
Gaji UMR Makin Menjerit Bagi para pekerja, terutama kaum UMR, wacana ini dirasa sangat tidak masuk akal. Pasalnya, saat ini saja slip gaji mereka sudah penuh dengan berbagai potongan wajib, mulai dari PPh 21, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga potongan-potongan lainnya.
“Logikanya di mana coba? Pajak udah naik, harga beras mahal, sekarang mau ada potongan wajib lagi? Gaji UMR kita ini cuma numpang lewat doang di rekening, bos!” keluh salah satu kreator TikTok yang videonya sudah ditonton lebih dari 1 juta kali dalam hitungan jam.
Kolom Komentar Penuh Hujatan Tak pelak, wacana ini langsung menjadi samsak kemarahan netizen. Banyak yang merasa pemerintah kurang berempati terhadap kondisi ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah yang sedang terjepit.
“Pemerintah dapet ide darimana sih? Kemarin wacana A, sekarang wacana B. Lama-lama pekerja di Indonesia ini mending dibayar pakai sembako aja sekalian daripada dipotong terus,” sindir akun @pekerja_*** di platform X.
“Emang kita ini sapi perah ya? Giliran fasilitas publik aja pelayanannya masih sering error, antre panjang, tapi giliran narik iuran paling gercep!” tambah warganet lainnya yang tak kalah emosi.
Hingga berita ini viral, belum ada keterangan atau klarifikasi resmi dari kementerian terkait mengenai kebenaran draf aturan yang bocor tersebut. Namun, melihat masifnya gelombang penolakan dari warga, publik menuntut agar pemerintah segera membatalkan wacana yang meresahkan ini.
Gimana nih tanggapan kamu sebagai sobat pekerja keras, HOT Readers? Udah siap slip gajinya makin tipis? Coba absen di kolom komentar!

