Herlina Harsono Njoto Pimpin PRUI Surabaya, Targetkan Delapan Emas Porprov 2027 | beritajatim.com

Dokumen artikel berita Anda telah selesai disusun dan disajikan dalam format PDF yang rapi.
Artikel_Berita_PRUI_Surabaya PDF
<!–>
Berikut adalah teks artikel berita (sekitar 380 kata) berdasarkan fakta dari sumber yang Anda berikan, dengan judul baru:
Ambisi Besar PRUI Surabaya di Bawah Nakhoda Herlina Harsono Njoto: Bidik 8 Emas Porprov 2027 Melalui Pembinaan Usia Dini
SURABAYA – Kepengurusan Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Kota Surabaya resmi berganti nakhoda. Herlina Harsono Njoto telah resmi dilantik sebagai Ketua Umum PRUI Kota Surabaya untuk masa bakti 2026–2030. Pelantikan yang berlangsung di Balai Pemuda, Kota Surabaya, pada Kamis (30/7/2026) tersebut menjadi momentum awal kebangkitan olahraga rugby di Kota Pahlawan. Di bawah kepemimpinan barunya, PRUI Surabaya langsung mematok target tinggi, yakni meraih delapan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.
Rangkaian Peristiwa
Target ambisius ini menembus ekspektasi yang diberikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya, yang sejatinya hanya mematok target empat medali emas. Kendati demikian, Herlina sangat optimistis bahwa pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan akan membuahkan hasil ganda bagi kontingen Surabaya.
Kami ingin membawa PRUI Surabaya menjadi center of excellence rugby di Jawa Timur yang modern, solid, dan berprestasi. Target dari KONI Surabaya adalah empat medali emas di Porprov 2027, tetapi kami optimistis bisa melampaui target tersebut dengan mengejar delapan medali emas melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, ungkap politikus senior Partai Demokrat tersebut usai prosesi pelantikan.
Sebagai langkah awal, PRUI Surabaya langsung merapatkan barisan melalui rapat kerja yang diselenggarakan di gedung DPRD Surabaya. Sinkronisasi program kerja dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) PRUI Jawa Timur menjadi prioritas guna memastikan pembinaan atlet, rotasi kompetisi, serta program pengembangan dapat berjalan beriringan dengan agenda provinsi.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi instan jangka pendek, Herlina, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, menekankan pentingnya membangun ekosistem olahraga yang sehat melalui pembinaan akar rumput. Dengan menggandeng berbagai institusi pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi, PRUI Surabaya bertekad untuk mencetak regenerasi atlet secara masif.
Keterangan Resmi
Sebagai siasat untuk menembus lingkungan sekolah yang kerap khawatir akan cedera olahraga fisik, pengurus akan menggencarkan sosialisasi tag rugby. Varian rugby ini dimainkan tanpa kontak fisik langsung, sehingga jauh lebih aman dan bersahabat bagi anak-anak saat diterapkan di mata pelajaran pendidikan jasmani maupun ekstrakurikuler sekolah.
Tag rugby menjadi cara yang efektif untuk mengenalkan olahraga ini kepada pelajar karena lebih aman dan mudah dipelajari. Kami juga akan menyiapkan sekolah-sekolah percontohan agar pembinaan bisa berjalan lebih terstruktur sejak usia dini, papar Herlina.
Di luar pembinaan di lapangan, pembenahan manajemen organisasi turut menjadi fokus utama kepengurusan. PRUI Surabaya berkomitmen untuk menerapkan tata kelola berbasis data empiris dan sport science. Untuk mewujudkan hal tersebut, organisasi ini akan merangkul kalangan akademisi, memperluas jejaring dukungan sponsor, serta memaksimalkan kampanye publikasi melalui kanal-kanal media digital yang modern.
Lewat penguatan fondasi teknis dan manajerial ini, PRUI Surabaya tidak sekadar bermimpi kosong. Dengan pendataan atlet yang akurat, pemanfaatan ilmu keolahragaan modern, serta kemitraan yang solid dengan dunia pendidikan dan sponsor, olahraga rugby di Surabaya diyakini akan semakin berkembang pesat, dan target delapan keping emas bukan lagi hal yang mustahil untuk diwujudkan.
(Sumber Referensi: beritajatim.com)
–>

